Rossi : Saatnya Menatap Ke Depan

Race terakhir bersama Ducati 

Akhirnya Rossi finish di posisi seperti ia start, bahkan lebih buruk. Posisi ke-10 tapi setidaknya ia tidak mengalami crash. Saatnya sekarang Valentino meninggalkan garasi Ducati demi kebaikan😀 , “Tapi tidak sebelum saya berhenti dan mengucapkan selamat tinggal kepada mereka yang telah bekerja denganku. Mereka orang-orang hebat dan saya senang bekerja dengan mereka. Merasa sedih di waktu seperti ini merupakan hal yang normal saya ingin memperbaiki motor selama dua tahun atau berakhir dengan hasil yang bagus tapi itu tidak mungkin. Sekarang selesai dan saya melihat masa depan. Semoga saya bisa tampil bagus sewaktu di tes dan cuaca pun cerah”, ujar Rossi.

Ini bukan berarti Rossi tidak berikan yang terbaik buat Ducati. “Pada awal tahun ini, saya langsung mencoba untuk mengidentifikasi masalah motor ini dan menjelaskannya kepada Preziosi, kami mencoba memecahkan masalah motor tapi tidak bisa. Itulah mengapa bila saya menjadi Hayden maka saya akan meminta D16 yang benar-benar baru sehingga mudah untuk melakukan evolusi dengannya.  Saat indah dan buruk dengan Ducati? Pastinya di Misano adalah moment terindah. Hasil bagus di rumah untukku dan Ducati dan saya tak bisa memilih moment yang buruk, karena terlalu banyak”👿

Dengan murah hati The Doctor pun memuji pemenang, Dani Pedrosa, “Pedrosa sangat cerdas, ia mengikuti Lorenzo di warm up lap dan menyadari slick adalah ban pilihan terbaik. Ia pintar untuk berhenti dan menukar motor dengan segera. Marquez juga menampilkan balapan luar biasa saya rasa ia akan cepat di MotoGP dengan segera, riding style nya juga cocok. Ia adalah satu-satunya rider yang menang sebanyak aku di usia 19 tahun jadi bila orang mengatakan ia adalah Rossi yang baru itu tidak berlebihan”.

Rossi pun memberikan pendapat mengenai Stoner. “Casey adalah musuh besar untuk diajak battle di trek, ia adalah pembalap yang fantastis. Sayang ia harus pensiun begitu cepat karena untuk beberapa waktu ia masih bisa berada di atas. Tapi bila pembalap sudah mengatakan stop, ia selalu benar”.

Ditanya mengenai perubahan aturan 2014. “Perubahan yang begitu mengkhawatirkanku adalah pengurangan mesin dari 6 ke 5. Saya tak mengerti mengapa dan saya rasa kita telah mencapai batasnya tapi saya pikir para teknisi berpikir mereka bisa lebih jauh lagi meningkatkan kehandalan mereka”, papar Rossi.

3 Tanggapan to “Rossi : Saatnya Menatap Ke Depan”

  1. 46@sukses.com Says:

    Goooo……!!!

  2. Rossi kau harus tetap di ducati semestinya.😦 jinak’kan ducati, jangan lemah gitu😦 ga malu sama stoner??

  3. Ducati team hebat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: