Mengintip “Ducati Undercover” !

Valentino Rossi pun meninggalkan Hayden di Ducati

Tapi kehilangan Rossi bisa saja berakhir menjadi positif dalam pengembangan GP13 untuk musim 2013 mendatang. 

Yup! tak usah dipertanyakan lagi bahwa kehilangan Valentino Rossi setelah dua musim tanpa hasil dapat dilihat hanya sebagai kegagalan humas Ducati. Pun juga secara ekonomi, pastilah ini tidak akan membantu tim karena Rossi sejauh ini tetap menjadi daya tarik komersial terbesar di balap motor di seluruh dunia.:mrgreen: seperti yang diketahui sebelumnya yakni pada tahun 2011 Rossi bergabung bersama Ducati dan sekaligus menjadi pembalap No.1 meski rekan satu timnya Nicky Hayden, lebih senior di sana. Teknisi Bos Ducati awalnya bergantung kepada setiap kata Valentino Rossi saat ia mencoba untuk menyesuaikan diri dengan perbedaan kutub antara frame tradisional antara motor yang ia telah kendarai selama 11 tahun musim pertama kelas utamanya di Honda dan Yamaha dan bingkai serat karbon digunakan oleh Ducati sejak GP9 ini diresmikan pada tahun 2009.

Tetapi perbedaannya begitu besar sehingga bahkan pembalap dengan skill dan pengalaman seperti Rossi saja belum bisa mengatasi masalah tersebut. yah … kadangkala di musim lalu terlihat Rossi bagaikan orang yang kalah,  muka terlihat sedikit cekung dan pucat sehingga membuat orang bertanya-tanya apa saja sih yang dilakukannya dengan bergabung di Ducati Corse? sangat membingungkan bukan !!!…😯

Terlihat kerja keras yang telah dilakukan Rossi dan Ducati.

hari terus berlalu … dan Ducati pun terus mengganti motor, berusaha membantu Rossi agar ia mendapatkan feeling front end dambaannya. Mereka mengubah garpu, menambahkan potongan aluminium di bagian front end. Ducati mulai mengembangkan rangka campuran tradisional untuk GP12. Eksplorasi segera berubah menjadi  kepanikan teknis karena ketakutan Rossi semakin dalam. Kesialan mekanis terasa berlipat ganda karena Rossi sangat menarik media dan perhatian terutama dari berbagai para fans  lebih dari siapapun bahkan daya tariknya lebih besar dibandingkan semua rider MotoGP Kejuaraan Dunia itu sendiri, nah apabila mereka digabungkan. Rossi bisa saja mengisap semua oksigen yang ada dan meninggalkan tim teknis Ducati terengah-engah dan mencari jalan keluar dari situasi yang pelik. Namun dengan kepergian Rossi, Hayden bisa memuntahkan ide-idenya dalam tes dan memberikan umpan balik yang dibutuhkan. Ingat, Rossi beralih ke setup Hayden awal musim semi ini untuk menemukan kecepatan yang lebih.

sekarang dikabarken Andrea Dovizioso pun telah menjadi rider pabrikan pengganti untuk masa 2013-2014. Sama halnya seperti Hayden, Dovi dikenal sebagai pembalap, juga  memilki pengalaman yang handal dalam mengembangkan motor. Tentu saja, Ducati tidak bisa begitu saja menghilang seperti Jimmy Hoffa atau Amelia Earhart, terutama di Italia. Tapi Hayden dan Dovizioso bisa membantu anak-anak dari Bologna memperbaiki program mereka dengan tenang dan perlahan. Untuk selanjutnya mari kita lihat apa yang bisa dilakukan oleh Hayden dan Dovizioso di musim berikutnya. Mudah-mudahan setelah kepergian Rossi, akan menjadi semacem “cambukan” agar Ducati lebih berbenah lagi untuk menjadi yang lebih baik.  Ok mas bro😆

3 Tanggapan to “Mengintip “Ducati Undercover” !”

  1. si hayden sudah berapa lama di ducati ? hasilnya apa ? apa dgn dovi hasilnya bakalan ok ? ducati turun di motogp cuma tuk image jualan saja. mengubah mesin dan rangka terlalu drastis justru sangat dihindari pabrikan ducati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: