Rossi : Tawaran Ducati Lebih Rendah

Rossi usai crash di Laguna Seca

Setelah race di Laguna Seca Rossi langsung pergi berlibur biar bisa berpikir jenih guna memutuskan masa depannya. GP kali begitu mengecewakan, bagaimana tidak? Ia harus mencium aspal sewaktu sesi latihan dan race kemarin. “Saya tak menggeber motor dengan kencang, jarak mereka yang di depan dan di belakang terpaut jauh. Dilihat dari telemetri saya mengpush motor sama seperti lap pertama – crashed ini mengingatkanku pada peristiwa di Siverstone”.

“Bagi pembalap dan kepala mekanik yang sebelumnya berurusan dengan mesin Jepang,  maka akan sedikit susah terbiasa dengan Ducati”

Rossi harus bertegang urat syaraf dan menyadari bahwa bila ia terus bersama Ducati, maka itu ibaratnya sebuah ‘taruhan’. Yang membuat saya bertahan di Ducati adalah keinginan untuk mengembangkan motor dan menang bersama Desmo itu lebih dari apapun. Kemudian saya pikir dalam sejarah tak ada pembalap yang bisa menang di kelas utama dengan tiga pabrikan yang berbeda. Taruhannya begitu tinggi tapi ini juga sulit. Kedatangan Audi pasti akan mengubah banyak hal, tapi itu butuh waktu”.

The Doctor tahu cara mendapatkan motor yang kompetitif, ada 2 jalan yakni pindah  tim (cari jalan aman) atau menunggu. Satu hal yang paling membuatku khawatir adalah “Nyatanya sampai sekarang kami belum mengalami peningkatan apapun, masalahnya selalu sama, ini membuat kami menjadi frustasi. Bandingkan dengan Ferrari : Di awal musim mereka bermasalah tapi setelah itu mereka bisa mengatasi masalahnya tapi tidak dengan Ducati. Masalah yang sama Front End. Bila kita berhasil mengatasinya maka dalam waktu singkat motor akan menjadi kompetitif”.

Di sinilah taruhannya, setelah gagal selama satu setengah tahun bersama Ducati, Rossi harus mengandalkan support dari Audi tapi masalahnya Rossi tidak tahu sejauh mana intervensi Audi di pabrikan Borgo Panigale tersebut baik manajemen maupun bagaimana pentingnya MotoGP bagi mereka.

Jika mau ambil langkah aman dan loncat ke motor yang kompetitif, Rossi bisa saja ke Yamaha. “Saya punya pilihan lain tapi bukan tim pabrikan – Honda – tapi itu sepertinya tak akan terjadi.  Saya mengharapkan tawaran dari mereka tapi sepertinya Livio Suppo telah menutup pintu untuk ke sana. Lagi lagi Lorenzo menunjukkan bahwa ia senang bila Rossi bisa bergabung kembali bersama mereka. “Jorge selalu baik kepadaku di tahun-tahun sulit seperti ini, ia adalah satu dari mereka yang menunjukkan respect, saya hanya bisa mengucapkan, terima kasih”.

Tapi kapan Vale akan pindah ke Yamaha ? “Saya selalu mengambil pilihan dengan cara tertentu di tempat saya bisa berpikir dengan bebas dan ini akan terjadi beberapa hari mendatang, sekarang saya akan pergi liburan dan berpikir dengan baik – janji – yang pastinya ini bukan pilihan yang mudah.

 

3 Tanggapan to “Rossi : Tawaran Ducati Lebih Rendah”

  1. dipikir pikir jadi kepikiran ah

  2. yunita 250R Says:

    Pindah!

  3. duittt.. duittt !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: