Rossi Ducati – Semua Belum Berakhir :)

Rossi dan Ducati sepertinya masih akan tetap bersama🙂

Bursa pembalap biasanya belum  memanas di Brno, tapi kali ini semua seperti berjalan lebih cepat dibanding biasanya. Diawali dengan berita pensiunnya Casey Stoner yang memberikan satu kursi kosong di pabrikan Honda.

Pihak HRC terlihat pasang muka anteng-anteng aja – apalagi yang bisa dilakukan Nakamoto dan Suppo untuk menahan Stoner, janji-janji manis pun tampaknya tak berhasil – tapi itu tidak menghentikan mereka untuk memburu Jorge Lorenzo.  Namun usaha mereka sia-sia ketika Lorenzo memutuskan dalam waktu singkat untuk tetap bersama Yamaha selama dua tahun, suatu pernyataan yang pada dasarnya menutup pintu pabrikan garputala tersebut bagi Valentino Rossi, yang notobene sebagai properti pasaran bursa pembalap yang paling ‘hot’😀 . Yeah meski tak seperti tahun-tahun sebelumnya, semua pabrikan tidak sekuat tenaga berusaha memohon untuk mendapatkan Juara Dunia 9x  ini, pengecualian mungkin : Ducati.

Yamaha memiliki kesempatan untuk menciptakan tim super mereka dari beberapa tahun lalu, tapi mengapa? Dengan performa Jorge yang luar biasa dan dengan kontrak dua tahun kedepan serta minus Stoner sebagai saingan. Tapi mengapa mereka masih memikirkan kemungkinan untuk meminang Valentino Rossi kembali yang kini bersama Ducati?

Ini pertanyaan yang pada dasarnya hanya memiliki satu jawaban: Rossi masih menjadi raja media komunikasi dan ia akan sangat berguna dalam menarik minat sponsor.

Apakah motivasi ini cukup? Jika ia berarti Rossi harus melakukan konsesi lebih banyak lagi terhadap pemanfaatan citranya daripada yang dilakukannya sewaktu dulu bersama FIAT Yamaha. Saat itu mobil pabrikan Italia tersebut tidak bisa mengasosiasikan Valentino Rossi dengan brand mereka, jadi apakah The Doctor bersedia untuk melakukan konsesi demi tujuan tersebut?

Poin yang lebih mudah adalah come back ke HRC. Meski Shuhei Nakamoto mengulang – ulang bahwa Rossi hanya diterima masuk tim satelit tapi sulit dipungkiri bila Rossi dan Marquez bersatu, keduanya adalah The Dream Team😀

Tentu saja aturan sekarang memungkinkan masing-masing pabrikan hanya menyediakan maksimum 4 motor – sedangkan Yamaha sudah dipenuhi oleh Lorenzo, Spies, Crutchlow dan Dovizioso (ditambah Bradley Smith yang siap mengantri), begitupun Honda yang sudah diisi oleh Pedrosa, Marquez , Bradl dan Bautista. Dengan kata lain, seseorang harus angkat kaki untuk menyediakan ruang bagi Valentino Rossi. Seperti yang kita lihat dalam kasus Marquez, Dorna bahkan rela mengubah aturan demi masuknya sang bintang di tim pabrikan.

Tapi bagaimana dengan Ducati, tim saat ini yang sedang Rossi bela tanpa banyak kesuksesan? Valentino mungkin sudah berpikir tentang rencananya setelah MotoGP, dan sering ia berkata bahwa ia tertarik dengan balap mobil. Audi yang menjadi perusahaan induk Ducati sekarang jelas bisa menawarkannya kemungkinan ini bahkan bisa memberinya kesempatan untuk gabung di tim 24 Hours of Le Mans mereka, balapan yang sering diimpikan Valentino Rossi.

Jadi saat ini kita sebaiknya tidak usah mempertimbangkan perpisahan antara pembalap Italia dan pabrikan Italia tersebut, karena kita masih belum memiliki jawaban pasti👿

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: