Ketika ada yang mengatakan bahwa Valentino sudah tidak kompetitif lagi di karenakan masalah usia, memang ada benarnya juga sih! Akan tetapi kalo ada yang bilang Valentino sudah tidak kompetitif karena sudah Tua … nah ini yang salah Coba perhatikan video yang di atas, apa benar Valentino sudah tidak kompetitif lagi karena masalah usia? Dan mbah rasa … sejauh ini Valentino belum menemukan keberuntungannya saja.
Yup! di Austin … disk brake bermasalah! dan di race selanjutnya? tentu Anda bisa meneruskan, apa yang menjadi sumber masalahnya
Ketika JeremyBurgessditanya apakahRossimasih memilikikesempatan untuk memenangkangelar juara duniadan dia berkata, “Ini akan menjadi mimpi indah, dan sebuah keajaiban kecil…” Valentinotelah memenangkantujuh gelardi kelas utama, dan kecil kemungkinan itu akanterjadi. Kita harusmenerimanya…“Ketika Anda masih mudaAndamemiliki karakteristiktertentu sepertikeberanian untuk mengambil sebuah risiko yangperlahan mulai menghilangketika Anda beranjak menjaditua. Pada titik tertentuAnda harusmerasa lebih nyaman, lebih santai danbahkan akan 1% membuat perbedaan di olahraga ini. “
Dalam sebuah konferensi pers-pra-event di sirkuit Catalunya, Valentino di tanya tentang komentar “Burgess” menyangkut pada faktor usianya.
“Mana yang lebih tua … Saya atau dia?” (sambil becanda) yang kemudian berlanjut menjadi lebih serius. “Kita harus realistis,
untuk memenangkan kejuaraandunia itu akan sangat sulit, karena adatiga pembalapyangsangat cepat, dan kamiharus menambahkanCrutchlow. Sayamasih percaya bahwasaya dapat memperbaiki, tetapi tidakmudah untukmendapatkan kembali kepercayaan dirisetelah dua tahunyang sulit. Bekerjapada rinciankita masih memilikiruang untuk perbaikan, tapi race masih berjalan sangat panjang, tentu saja ada sebuah kemungkinan yang akan terjadi.”
Catalunyaadalah sebuah moment yang paling indah, di manaRossi telah mengalahkanJorgeLorenzoditikungan terakhir yang sangat menakjubkanpada tahun 2009, dan Valentino pun ditanya apakah ia bisamengulanginya lagi di akhir pekan ini…?
“JikaJorge mau menungguuntuk saya, ya! :mrgeen: Dia terlalu cepat! “Dan Lorenzo pun tersenyum sambil memberikan jawaban,” Maaf, akutidak bisa menunggu! Tapi mungkin Andalebih cepatdari sayaakhir pekan ini…”
Rossi finish di posisi ke-5 sewaktu sesi kualifikasi
“Sayang sekali saya harus crash, tapi saya baik-baik saja. Saat itu saya meng push motor terlalu keras, membuka gas, saya harus mengalami masalah front end, saya begitu merebah dan tak punya waktu untuk kembali menegakkan diri. Ini tikungan yang cepat, motor rusak tapi saya tak ada masalah”.
“Ini adalah posisi kualifikasi kami terbaik musim ini, baris kedua itu bagus, ini target minimum kami, tapi kami bisa tampil lebih baik lagi. Masalah yang lebih besar adalah bagaimana ritme balapan dan ban apa yang akan digunakan dalam race. Khususnya di tengah kondisi yang panas ban belakang terasa begitu slide jadi penting untuk melihat nya setelah 7 atau 8 lap” .
“Sekarang kita coba membuat setingan sebaik mungkin, biasanya di hari Minggu kita akan lebih tangguh “.
Valentino Rossi start di posisi ke-6 dan ke-7 di dua race pertama musim ini dimana dia finish di posisi kedua dan ke-6 (Qatar dan Austin).
“Terasa akan lebih mudah memulai musim ini dengan trek yang bersahabat seperti di Jerez dibandingkan dengan dua sirkuit sulit seperti di Austin dan Losail”, inilah awal dari kalimat Valentino Rossi yang mencirikan ekspektasinya terhadap balapan kali ini, di mana sewaktu tes terakhir Maret lalu The Doctor berada di posisi teratas dan sekarang rasa optimis itu masih terpancar.
Apakah anda datang ke Jerez dengan pikiran yang sama seperti sebelumnya?
“Di tes kami punya masalah tapi saya masih sangat cepat. Tapi setiap race itu ceritanya beda lagi. Tapi kami harus bekerja dengan baik dari hari pertama, menurut prakiraan cuaca akan baik. Minggu ini saya suka baik publik maupun treknya, semoga saja tak hujan”.
Anda bukan satu-satunya rider Yamaha yang cepat seweaktu tes
“Bahkan Lorenzo dan Crutchlow pun cepat dan positif yang artinya M1 begitu cocok untuk trek ini. Berada di depan mereka itu tak mudah, anda harus kerahkan yang terbaik dan itu tergantung dari settingan yang kita dapatkan sewaktu tes”.
Pasti nanti anda akan melakukan kualifikasi dengan baik.
“Kita harus memecahkan masalah yang ada di Qatar, race yang baik tapi kami begitu jauh tertinggal di belakang, tujuan kami adalah bisa membuat motor bekerja dengan baik meski tankinya kosong, kami belum bekerja cukup keras. Butuh waktu 0,5 detik, 0,8 detik untuk bisa naik ke barisan depan, anda harus mensejajarkan diri di barisan kedua.”
Apa yang belum lengkap?
“Sedikit kepercayaan diri pada motor, dan kemampuan untuk memposisikannya dengan lebih baik. Keseimbangan motor terasa agak sulit, tapi jika masih bermasalah juga sepertinya kita harus mencoba cara kerja yang lain”.
Apa mungkin Anda bisa mengatasi para rival dari Spanyol, sebagai antisipasi untuk race?
“Bagi mereka ini adalah balapan kandang. Tapi menurut saya mereka tak terlalu peduli itu, selain itu anda juga tak bisa mengharapkan bantuan dengan adanya pembalap lain yang membuat kesalahan”.
Ketika Marquez menang, Anda yang pertama kali memberikannya ucapan selamat.
“Anda harus angkat topi setelah ia memenangkan race kedua. Saya memiliki hubungan baik dengan Marc. Saya menyukainya meski sekarang ia sudah mulai hebat, hahaha…”
Pastinya ini memberatkan Pedrosa, race ini akan lebih sulit baginya atau bagimu?
“Dani berada di situasi sulit, Marquez berada di depannya di dua race, tapi Lorenzo lebih tangguh daripada saya. Apa yang terjadi dengan Lorenzo pasti sudah seperti dugaan sebelumnya tapi tak begitu halnya dengan Marquez”
Mengenai Lorenzo, namanya diabadikan di tikungan yang pastinya sudah anda sangat kenal, dimana terjadi duel antara Anda dan Gibernau di tahun 2005.
“Tikungan yang sangat berarti buatku dan Sete, dan mungkin sebenarnya lebih berarti buatku……….”
Banyak berita Anda akan mengikuti Suzuka 8 Hours bersama Cal Crutchlow. Bagaimana pendapat Anda?
“Saya mau tapi jadwal begitu padat dan tak ada waktu untuk mempersiapkan race seperti itu. Itu ideku tapi tak bagaimanapun tak bisa mewujudkannya. Saya terlalu tua hahaha….”
Biaggi juga sepertinya akan kembali membalap.
“Saya follow dia di Twitter, dan saya ingin mengetahui apa yang ia ingin lakukan, pertama ia bilang tak akan membalap, kemudian katanya mau melakukan latihan , dan setelah dua jam ia menyangkal semuanya, tapi saya senang bila ia ingin kembali ke lintasan balap”.
Valentino Rossi sangat percaya diri bahwa ia bisa mengulangi keberhasilannya sewaktu tes musim dingin di Jerez bulan Maret lalu.
Valentino finish di posisi kedua di Qatar dan posisi keenam sewaktu GP Austin tapi tak satupun di antara dua sirkuit tersebut yang cocok untuk pembalap Italia tersebut.
Tapi beda lagi dengan di Jerez, sirkuit ini memiliki tempat istimewa di hati Valentino Rossi mulai debutnya tahun 2000 sebagai rookie di kelas utama. Rossi berhasil meraih kemenangan pertama dari enam kemenangannya di kelas utama pada tahun berikutnya termasuk ketika ia secara kontroversial menyalip Sete Gibernau di tikungan akhir pada tahun 2005.
The Doctor pun menikmati hasil tes musim dingin di Jerez Maret lalu dimana ia memimpin di hari kedua dan secara keseluruhan semakin memperkecil gap dengan Cal Crutchlow tercepat di sesi latihan.
“Jerez akan menjadi race yang begitu penting. Saya yakin dan berharap bahwa kita akan bisa sangat cepat sebagaimana sewaktu tes. Kita harus bekerja dengan baik dan bertujuan meraih podium. Masih ada yang mesti kita lakukan terutama yang berhubungan dengan setup motor dan kita pun akan mencoba beberapa ide lainnya”.
Rossi juga mengatakan bahwa Yamaha akan tetap berada di Jerez untuk melakukan tes. “Selanjutnya setelah race pada hari Senin kita akan melakukan tes di sini dan kita akan berkesempatan mencoba hal-hal yang berbeda”.
Rossi pun menantikan race-race di sirkuit ‘tradisional’ Eropa. “Jerez, Le Mans, Mugello adalah sirkuit yang menguntungkan untuk kita di mana di sana kita akan baik-baik saja “
Saat ini posisi Rossi di klasemen sementara berada di posisi ke-4 terpaut 11 poin dengan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez. Terakhir kali di Jerez bersama Yamaha di tahun 2010 Rossi berhasil finish di posisi ketiga.
Hasil terbaik Rossi di Jerez bersama Ducati ada di posisi ke-5 pada tahun 2011 di mana ia harus jatuh dan menyeret Casey Stoner tapi Rossi bisa kembali melanjutkan race.
Juara dunia 9x Valentino Rossi menyingkirkan YZR M1nya kemarin dan menjajal mobil NASCAR – The National Association for Stock Car Auto Racing – Toyota Camry Kelly Busch untuk acara syuting iklan
Senin pagi kemarin (22/04-13), Kelly Bush – juara 3x Nascar di seluruh dunia akhir-akhir ini- bertemu Valentino Rossi, Kelly menceritakan semua tentang mobil dan menjelaskan bagaimana cara menjinakkan mobil liar ini. Valentino diberikan headset dan ia mendengarkan sementara Busch mencoba perbagai tingkat kecepatan tingkat tinggi dalam oval.
Setelah masuk area pit, kedua pembalap itu berunding satu sama lain. Busch mengumpulkan informasi guna membantu Rossi agar bisa menaikkan kecepatan secepat mungkin. Dan ketika saat yang sesungguhnya terjadi- ibarat Rossi memasukkan kepalanya ke mulut singa – The Doctor menaiki tabung baja yang menjadi rangka mobil, menghidupkan saklar, dan mesin 358 inch kubik, dengan daya tenaga kuda 650 dibesot dalam raungan V8. Rossi melepaskan kopling dan gigi kemudian melaju di Charlotte Motor Speedway sejauh 1.5 mil. Charlotte adalah salah satu sirkuit Nascar yang paling cepat dan paling disegani orang, jadi tes ini bukan sekedar lelucon. Begitu Rossi sudah menambah kecepatan – sebesar 185 mil/jam – ia terlihat semakin nyaman dan dengan begitu catatan waktunya pun semakin menurun drastis. Setelah selesai, Rossi melepaskan helmnya dan turun dari mobil dengan senyum lebar di wajahnya.
Rossi ketika beraksi di atas mobil NASCAR
“Senang rasanya bisa memahami feeling mengemudikan NASCAR! Saya punya banyak teman di Eropa dan Italy yang mengikuti NASCAR tapi ini benar-benar beda dibanding yang kita lakukan di Eropa, di sini lebih menggairahkan, kecepatan tinggi dan feeling luar biasa ketika di tikungan. Luar biasa ! Saya sangat menikmatinya! Saya suka dan akan selalu suka mengendarai mobil balap dan rasanya begitu bersemangat mengendarai NASCAR”
Valentino menambahkan, ”Awalnya saya agak aneh karena sulit untuk jalan lurus, tapi setelah beberapa lap saya mulai percaya diri, dan saya semakin cepat, semakin cepat dan semakin cepat! Saya bisa beradaptasi dengan baik bersama Kyle. Ia pria yang baik. Saya menyukainya dan ia memberikanku banyak nasihat penting”
Kyle Busch, pemenang Nascar paling banyak di seluruh dunia dalam sejarah (ia telah menang 55x), ia bukan hanya terkesan karena bisa hang out bersama pembalap motor paling terkenal di dunia, tapi juga ia kagum dengan keahlian Rossi mengemudi.
“Pengalaman yang sungguh menyenangkan apalagi didukung oleh fakta kedua bintang yang sama-sama antusias terhadap olahraga mereka apalagi keduanya punya mantra yang bagus tentang olahraga masing-masing:D”, papar Kyle. “Menurutku Rossi adalah pria keren, kami bersenang-senang, hang out bersama, bagiku ini adalah pengalaman yang begitu mengagumkan! Monster Energy yang telah merealisasikan hal ini, benar-benar menyenangkan. Saya bertanya mengenai olahraga yang digelutinya sementara ia sedikit bertanya mengenai Nascar. Percakapan kami berdua cukup menarik”.
“Mengenai kemampuannya mengemudikan mobil, itu dah cukup bagus, ia mulai dengan agak lambat, itu wajar. Lap demi lap ia begitu mempelajarinya dan tibalah di mana ia memainkan kecepatan yang kompetitif yang bisa memasukkannya di 15 besar dalam latihan kejuaraan dunia Nascar. Itu hasil cukup baik bagi orang yang pertama mencoba, yang baru datang, baru mulai membiasakan diri dan seseorang yang biasa membalap di atas roda dua”.
Karena skillnya pelatih Joe Gibbs pun berpikir untuk memberikan kontrak pada Rossi!
Pelatih Joe Gibbs, otak sekaligus dalang CGR menyatakan bahwa hari kemarin benar-benar menghibur. “Well, benar-benar menarik! Ada Kyle dan Valentino – satunya hebat di roda empat dan satunya hebat di roda dua – Saya pikir Anda pun bisa melihat setiap orang di sini begitu bersemangat, benar-benar menyenangkan dan senang bisa menjadi bagian dari event ini. Menurutku Valentino mengemudikan mobil NASCAR dengan begitu baik, bahkan saya berpikir untuk menawarinya kontrak!”
Lin Jarvis, Direktor Manager Yamaha memiliki perspektif tersendiri akan dua balapan yang berbeda ini. “Sungguh suatu hal yang menyenangkan bisa datang ke Charlotte, rumahnya NASCAR – ini adalah kontak pertamaku dengan NASCAR – yang begitu ingin saya lakukan setidaknya satu kali. Bisa berada di sini bersama berada di sini bersama Joe Gibbs Racing dan Kyle Busch, adalah hal yang bagus. Melihat Valentino, bergabung di sini, menikmati NASCAR, adalah pengalaman yang menarik juga untuknya. Saya melihat Valentino ketika ia masuk dan keluar trek dan bahkan dari balik helm anda bisa melihat senyum lebar di wajahnya. Ia menikmatinya dan ini luar biasa. Terima kasih kepada Monster Energy yang telah mewujudkan semua ini”.
Satu kata dari Valentino Rossi untuk menggambarkan Marquez ‘mengagumkan’
Seseorang bertanya kepada Valentino Rossi apa pendapatnya tentang Marc Marquez dan kemenangannya di COTA hari ini.
“Begitu mengagumkan”, ujar Rossi di balik topi dan kacamata Ray-bannya. “Untuk memenangkan balapan MotoGP di race kedua itu mengagumkan. Ia pembalap hebat dan juga ia memimpin baik di balapan maupun klasemen saat ini……..”
Rossi berhenti sebentar dan kemudian melanjutkan perkataannya. “Ia sangat cepat dan pastilah akan sangat sulit mengalahkannya. Saya yakin itu”.
UPDATE
Sementara itu diberitakan bahwa Valentino Rossi akan melakukan tes Nascar Kyle Busch di Charlotte, North Carolina.
Sebelum briefing di COTA, teringat sewaktu latihan Valentino beriringan dengan Marc Marquez di atas trek. Marquez melakukan hot lap sementara Valentino tertinggal darinya. Setelah beberapa saat, Marquez meninggalkan Valentino begitu jauh, Marquez dengan seksama menyeret bahunya di hampir seluruh bagian trek tempat di mana ia dan Rossi berada. Rossi tak bisa mengikuti si bocah ajaib, setidaknya di trek ini! Honda begitu dahsyat! Dan Marquez posisinya benar-benar condong ke aspal. Marquez menegakkan tubuhnya melakukan akselarasi! Wow !!! Kembali tegak dan mencondongkan tubuhnya di sisi lain. Yamaha terlihat begitu kaku dan sulit untuk dibandingkan
Pembalap Yamaha, Valentino Rossi akan start di posisi ke-8 di COTA, baris ketiga. Dengan gap lebih dari dua detik!
Ini bukan suatu keadaan yang tidak biasa bagi Valentino. Ia seringkali meraih kemenangan setelah lolos dari cengkeraman kekalahan, dan bagaimanapun hasil pole- nya di Qatar tidak bisa dibilang baik tapi dengan cara klasiknya ia bisa meraih podium kedua. Namun saat ini bahkan sang juara dunia 9x mengakui bahwa podium untuk race Austin itu sulit.
“Honda begitu cepat, mereka memiliki keuntungan besar”, ujar Rossi. Bisakah ia membabat satu persatu lawannya dan naik podium setelah start dari belakang? Rossi tertawa tak enak seraya mengernyitkan dahi, “Jikalau kita bisa memperbaiki setingan pun maka target adalah seperti Bradl dan Crutchlow”, ujarnya.
Kita lihat nanti!!!
Anda sepertinya tak usah bertaruh banyak-banyak akankah Rossi naik podium malam ini karena The Doctor pun mengatakan sulit untuk mengulangi kejadian seperti di Qatar.
Kali ini masalah yang dihadapi Rossi bukan strategi, kualifikasi menunjukkan kualitas sesungguhnya Valentino dan M1. Berada di posisi ke-8 terpaut hampir 2.5 detik dari Marc Marquez, setelah podium Qatar yang memberikan penyegaran untuknya di COTA ini The Doctor tidak memberikan prediksi muluk-muluk mengenai race di Austin. “Saya bahkan lebih lambat dibandingkan tes Maret lalu – aku The Doctor – hari ini cukup buruk kita memiliki masalah dan kita tak bisa memperbaiki setingan motor”.
Berada di barisan ketiga pastilah tidak seperti yang diharapkan?
“Saya ingin berada di barisan kedua, namun posisi tersebut bukanlah masalah, sudah kenyataannya pembalap yang berada di dekatku : Bradl, Crutchlow mengalami peningkatan dan mereka juga lebih jauh, kita melakukan beberapa peningkatan tapi itu belum cukup”.
Eh, tidak seoptimis seperti malam di Qatar?
“Kali ini saya tak punya kecepatan seperti halnya dua minggu lalu. Race akan sulit itu perkiraanku. Yang terpenting adalah bisa finish di posisi sebaik mungkin dan pulang ke rumah membawa poin”.
Jadi tak ingin membicarakan podium?
“Sulit apalagi jika kita berpikir bahwa dua podium tertinggi pastilah diisi oleh Honda dan tinggal satu lagi, Lorenzo yang paling layak untuk mengisinya. Bagaimanapun Cal dan Bradley berada di bentuk terbaik, pastilah akan lebih menarik melihat persaingan mereka”.
Apa masalah terbesar pada motor?
“Pengereman. Semua perubahan yang kita lakukan tidak menuju ke arah perbaikan. Bahkan kami lebih buruk lagi, hari ini kami bekerja pada keseimbangan motor besok kita akan melakukan sesuatu pada geometri. Kita lihat besok apakah akan berhasil. Saya tak bisa menghentikan motor, saya tak bisa menyamai Jorge. Saya mencoba dua komponen ban yang berbeda tapi tak berhasil”.
Apakah Honda sama sekali tak terkejar?
“Mereka juga bahkan sangat cepat dibandingkan Jorge Lorenzo. Mereka memiliki keuntungan di beberapa titik, motor mereka terlihat lebih lincah dan lebih responsif”
Bahkan di top speed pun terlihat perbedaannya.
“Di Qatar di trek lurus Yamaha tak terlalu buruk tergantung bagaimana cara kerja ban. Honda bisa memanfaatkan ban lebih baik di trek ini, itulah perbedaannya terlihat begitu besar” .
Hari ini 10th peringatan meninggalnya Daijiro Kato.
“Kami bukan teman akrab tapi saya sangat mengenalnya. Dia tinggal di Tavullia dan kami terkadang menghabiskan waktu bersama, sulit untuk dilupakan. Tragedinya mengingatkanku akan Sic… keduanya adalah harapan untuk masa depan olahraga ini”.
Valentino diwawancarai sewaktu hari Jumat/19 April 2013 di Austin
Dua tahun di Ducati setelah diperhatikan ada ‘sesuatu’ yang berubah dari fans Valentino, mungkin mereka tak menyadarinya :)
Apabila mengendarai Desmosedici, FP ataupun latihan bebas adalah refleksi dari performa Valentino di hari Minggu. Jadi, apabila Vale finish di posisi papan tengah hasil racenya tak jauh beda @_@ atau malah kadang lebih buruk ia harus crash
Setelah pindah kembali ke Yamaha, fans Valentino sepertinya ada sedikit ‘keraguan’ yang tersirat dari penampilan The Doctor, melihat Rossi tidak masuk top three kadang timbul rasa pesimis, itu sebenarnya sesuatu yang manusiawi karena dua tahun waktu yang tidak sebentar untuk meruntuhkan rasa optimis seseorang.
Tapi coba dilihat sejarah Valentino di Yamaha, bukankah ia dikenal sebagai pembalap yang memang tak mengejar posisi teratas saat latihan ataupun mengejar pole? Adakah kemungkinan Rossi kembali menggunakan tradisi tersebut?
Anyway, para fans nya yang tak terjun langsung di lapangan pun harap-harap cemas, apalagi Rossi sendiri! Secara mental mungkin kalau orang awam pasti sedikit begitu grogi, tapi seperti di race Qatar Rossi telah menjawab segalanya, dua tahun menderita bersama Ducati tak menciutkan nyalinya. Ia berhasil menang dalam head to head lawan Marquez yang notabene 14 tahun lebih muda. Wajar saja sang komentator begitu excited bilang,”Classic riding of The Doctor, He is back! He is back!”