Arsip untuk Juli, 2012

31
Jul
12

Pembalap Repsol Honda Mana Yang Meraih Podium Terbanyak?

Daftar rider penyumbang podium Repsol Honda

Dani Pedrosa dan Casey Stoner mencapai tonggak sejarah baru untuk Tim Repsol Honda di Grand Prix Amerika Serikat pekan terakhir ini. Setelah delapan belas tahun kesuksesan,  termasuk lebih dari 100 kemenangan dan 9 gelar juara dunia, tim ini mencapai titik tonggak podium 300 bersama Dani Pedrosa dan Casey Stoner sewaktu putaran race MotoGP ke-10 akhir pekan lalu.

Perusahaan energi dan pabrikan Jepang ini bergabung sejak tahun 1995 dengan tujuan mencapai puncak di kelas utama. Peristiwa ini pun menandai kesuksesan yang lebih jauh bagi Tim Repsol Honda. Dalam 18 tahun kerjasama Repsol Honda telah berhasil memenangkan 9x gelar juara dunia : 4x bersama Doohan, 2x bersama Valentino Rossi, Álex Crivillé, Nicky Hayden dan Casey Stoner masing-masing menyumbangkan 1x gelar juara dunia. Mereka pun berhasil meraih 100 kemenangan dan 300 podium untuk tim akhir pekan ini.

Rider Repsol terbaik yang menunggangi Honda selama dua dekade terakhir adalah Dani Pedrosa, yang meraih podium paling banyak untuk tim. Pedrosa telah naik podium 65 kali – 16 kemenangan, 26x posisi kedua dan 23 kali posisi ketiga. Dan angka tersebut masih bisa ditambahkannya apalagi ia adalah salah satu kandidat juara 2012 ini.

Dalam waktu kurang dari dua musim, Casey Stoner pun telah mencatatkan podium atas namanya di tubuh Repsol Honda – 14 kemenangan, 2 posisi kedua dan 7 posisi ketiga. Pasangan ini adalah duet maut di kelas utama :mrgreen:  - seperti halnya Doohan dan Criville di masa lalu, Repsol Honda RC213V adalah salah satu motor yang paling kompetitif di grid, sebagai lanjutan dari NSR 500 yang legendaris di paruh musim 1990-an, , RC211V yang tangguh dari awal era MotoGP dan RC212V yang tahun lalu meraih gelar juara.

 

31
Jul
12

Adakah Yang Bisa Membendung Jorge Lorenzo?

Siapakah yang bisa menahan laju The Black Mamba?

Ada 8 race lagi tersisa yang artinya ada 200 poin tersedia untuk si pemenang.  Lorenzo pulang dari Laguna Seca dengan keunggulan 23 poin dari Pedrosa dan 32 poin dari Stoner. Mereka masih bisa mengalahkan Lorenzo. Jika mereka menang di semua race maka Lorenzo pun masih berada di posisi kedua. Tapi balapan bukanlah seperti itu, pastinya bila satu kali saja Lorenzo tidak finish, maka ia berada dalam bahaya.

Tapi ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dari sejarah MotoGP, selama 10 tahun era MotoGP 4 tak yang terdiri dari 16 race atau lebih, pembalap Spanyol biasanya bisa meraih gelar juara dunia kedua dengan mudah.

Dalam jangka waktu itu, tak sekalipun pemimpin klasemen setelah 10 race berlangsung tidak meraih gelar juara dunia. Hampir setiap waktu, jarak poin antara race ke-10 hingga akhir musim akan musim. Kecuali pada tahun 2006 setelah GP Jerman, Nicky Hayden unggul 25 poin atas Rossi, pembalap Honda tersebut berhasil meraih gelar juara dunia dengan keunggulan 5 poin dengan Rossi di akhir musim. Nilai paling tipis setelah Wayne Rainey mengalahkan Mick Doohan dengan 4 poin tahun 1992.

Biasanya marjin poin kemenangan akan semakin tinggi, catatan rekor terjadi pada tahun 2005 ketika Rossi mengalahkan Marco Melandri dengan 147 poin, dan yang mendekati adalah Lorenzo tahun 2010 dengan Dani Pedrosa sebesar 138 poin.

Masih ada beberapa race lagi  perebutan antara ketiga rider Lorenzo, Pedrosa dan Stoner, tapi sepertinya Lorenzo lah yang akan membuat sejarah.

 

 

31
Jul
12

Livio Suppo : “Saya Tidak Memiliki Wewenang Itu, Rossi”

Suppo menawari Rossi reli Dakar :D ?

Setelah GP Laguna Seca dan berbicara tentang masa depannya, Rossi berharap dapat menerima pinangan dari Honda.

“Saya berpikir untuk bisa menerima tawaran dari Honda, tapi mungkin Livio Suppo tidak melihat saya”, ujar Valentino.

Tak lama setelah itu terdengar jawaban dari Suppo. “Saya berterima kasih kepada Rossi, tapi saya tidak memiliki kuasa dan wewenang untuk hal tersebut, melainkan Direktur Pemasaran dan Komunikasi”, jelasnya.

Dalam beberapa hari mendatang, Suppo akan mengurusi reli Dakar.

“Saya sangat menyukainya, itu ibaratkan respect Valentino kepadaku, mungkin saya bisa memberikan Honda untuk Valentino Rossi di reli Dakar”, ujarnya sambil bercanda.

31
Jul
12

Rossi Akan Menahan Perasaan Bila Ke Yamaha

Pernat menilai Stoner tampil sempurna di Laguna

Sewaktu usai Laguna Seca Pernat seperti biasa memberikan opininya.

“Tak banyak yang bisa dikatakan tentang balapan hari ini, ada tiga aliens. Dari awal Stoner terlihat tampil lebih apik ketimbang Lorenzo, beda sekali dengan di Sachsenring, di sini dia membuktikan bahwa ia layak menyandang gelar juara dunia. Sementara crashnya Valentino Rossi akan menjadi sedikit bumbu baginya di musim ini. Rossi akan ke Yamaha? Untuk mendapatkan motor yang kompetitif artinya ia harus menahan perasaannya sendiri. Tapi kita juga harus tahu selama ini Jorge terlihat fair dan bersikap profesional dengan Valentino, ia menghormatinya dibandingkan dengan sikap Casey Stoner terhadap Rossi.  Meski berita tentang kembalinya Rossi ke Yamaha  itu belum fixed.

31
Jul
12

Rossi : Tawaran Ducati Lebih Rendah

Rossi usai crash di Laguna Seca

Setelah race di Laguna Seca Rossi langsung pergi berlibur biar bisa berpikir jenih guna memutuskan masa depannya. GP kali begitu mengecewakan, bagaimana tidak? Ia harus mencium aspal sewaktu sesi latihan dan race kemarin. “Saya tak menggeber motor dengan kencang, jarak mereka yang di depan dan di belakang terpaut jauh. Dilihat dari telemetri saya mengpush motor sama seperti lap pertama – crashed ini mengingatkanku pada peristiwa di Siverstone”.

“Bagi pembalap dan kepala mekanik yang sebelumnya berurusan dengan mesin Jepang,  maka akan sedikit susah terbiasa dengan Ducati”

Rossi harus bertegang urat syaraf dan menyadari bahwa bila ia terus bersama Ducati, maka itu ibaratnya sebuah ‘taruhan’. Yang membuat saya bertahan di Ducati adalah keinginan untuk mengembangkan motor dan menang bersama Desmo itu lebih dari apapun. Kemudian saya pikir dalam sejarah tak ada pembalap yang bisa menang di kelas utama dengan tiga pabrikan yang berbeda. Taruhannya begitu tinggi tapi ini juga sulit. Kedatangan Audi pasti akan mengubah banyak hal, tapi itu butuh waktu”.

The Doctor tahu cara mendapatkan motor yang kompetitif, ada 2 jalan yakni pindah  tim (cari jalan aman) atau menunggu. Satu hal yang paling membuatku khawatir adalah “Nyatanya sampai sekarang kami belum mengalami peningkatan apapun, masalahnya selalu sama, ini membuat kami menjadi frustasi. Bandingkan dengan Ferrari : Di awal musim mereka bermasalah tapi setelah itu mereka bisa mengatasi masalahnya tapi tidak dengan Ducati. Masalah yang sama Front End. Bila kita berhasil mengatasinya maka dalam waktu singkat motor akan menjadi kompetitif”.

Di sinilah taruhannya, setelah gagal selama satu setengah tahun bersama Ducati, Rossi harus mengandalkan support dari Audi tapi masalahnya Rossi tidak tahu sejauh mana intervensi Audi di pabrikan Borgo Panigale tersebut baik manajemen maupun bagaimana pentingnya MotoGP bagi mereka.

Jika mau ambil langkah aman dan loncat ke motor yang kompetitif, Rossi bisa saja ke Yamaha. “Saya punya pilihan lain tapi bukan tim pabrikan – Honda – tapi itu sepertinya tak akan terjadi.  Saya mengharapkan tawaran dari mereka tapi sepertinya Livio Suppo telah menutup pintu untuk ke sana. Lagi lagi Lorenzo menunjukkan bahwa ia senang bila Rossi bisa bergabung kembali bersama mereka. ”Jorge selalu baik kepadaku di tahun-tahun sulit seperti ini, ia adalah satu dari mereka yang menunjukkan respect, saya hanya bisa mengucapkan, terima kasih”.

Tapi kapan Vale akan pindah ke Yamaha ? “Saya selalu mengambil pilihan dengan cara tertentu di tempat saya bisa berpikir dengan bebas dan ini akan terjadi beberapa hari mendatang, sekarang saya akan pergi liburan dan berpikir dengan baik – janji – yang pastinya ini bukan pilihan yang mudah.

 

29
Jul
12

Andrea Dovizioso : “Rossi Terpaksa Membuatku Menunggu”

Dovi sejak awal ingin berada di tim pabrikan Yamaha

Andrea Dovizioso tampak kesal, sebelumnya ia berharap Yamaha dapat meminangnya, namun faktanya sekarang Yamaha malah menginginkan Rossi untuk menjadi pendamping Jorge Lorenzo. Dan ini sama artinya akhir mimpi bagi Dovi.

Jadi kesempatan buat Dovizioso sekarang adalah : Tetap di Yamaha Tech3, Honda Gresini, ke Superbike (kemungkinan bersama Aprilia) atau menggantikan Rossi di Ducati.

“Sekarang saya hanya menunggu Valentino yang akan memberi keputusan di Indianapolis, tak masalah saya mesti menunggu. Ketika Rossi telah membuat keputusan maka situasi akan berubah. Tapi ini begitu mengesalkan, di paruh musim pertama segalanya terasa sempurna, segala sesuatu sepertinya memungkinkan bagi kami untuk bisa bergabung dengan tim pabrikan Yamaha, tapi ternyata itu belum cukup dan bahkan harus menunggu Valentino!”

 

29
Jul
12

Del Torchio Mengemban Misi : Mengontrak Valentino Sebesar 17 Juta Euro!

Presiden Ducati turun tangan langsung demi membujuk Rossi

Gabriele Del Torchio ada di Laguna Seca. Kedatangan Presiden dan CEO Ducati ini, kunjungannya ini tergolong luar biasa, bukan hanya memberikan penghormatan kepada pasar yang telah memuaskan pihak Borgo Panigale, tetapi juga ia diberi mandat oleh AUDI. Yakni memberikan penawaran baru kepada Valentino Rossi, yang tentu saja kontrak di atas kertas dan Valentino siap untuk memberikan tanda tangannya :D

Kabarnya Ducati menawarkan iming-iming gaji sebesar 17 juta Euro atau 204 milyar rupiah pertahun! Wow!!! :mrgreen:  Ditambah lagi berbagai pilihan untuk masa depan Valentino seperti Superbike, rally mobil, dan sebagainya.

Yang mengakui  kunjungan Del Torchio untuk menawarkan kontrak tak lain dan tak bukan Valentino Rossi sendiri. “Mengapa CEO Ducati ada di sini? Mereka ingin memberikan penawaran kontrak kepadaku”.

Ada yang bilang semua telah beres. Keputusan (Ducati) atau (Yamaha) akan tiba di Indianapolis nanti, yakni GP setelah Laguna Seca ini.

29
Jul
12

Rossi : Del Torchio Memberikanku Tawaran

Ducati ingin Rossi tetap bersama mereka

Di Laguna Seca Valentino Rossi sedang terombang-ambing di tengah dua samudra. Antara usaha tanpa hasil di bebatuan karang paddock Ducati dan panggilan sirene dari Yamaha, sementara desiran angin dari Audi semakin merapatkannya menuju pantai Borgo Panigale :D . Akhir pekan ini, masa lalu, masa sekarang dan masa depan : Yang pertama adalah panggilan untuk kembali ke pabrikan garputala, yang kedua hasil mengecewakan harus start dari grid ke-10 dan ketiga kemelut kelabu seperti halnya cuaca di sirkuit pagi ini. “Sama seperti Mugello, problem yang kami miliki serupa”, ujar The Doctor usai kualifikasi.

Kemarin terlihat hasilnya tampak positif.
“Pada akhirnya anda hanya berharap bahwa race selanjutnya akan lebih baik, tapi kita hanya membuat perubahan yang sama sekali tak memecahkan masalah”.

Catatan waktu anda, lebih buruk dibanding tahun kemarin, mengapa?
“Setingan yang saya pakai saat  ini adalah satu-satunya set up yang bisa menjamin kecepatan saya sepanjang race. Saya tak bisa menggunakan ban lunak, saya harus meletakkan beban di belakang untuk menjaga kelangsungan ban dan ketika saya menggeber motor dengan kencang, saya merasa tak percaya diri. Sedangkan yang lain, termasuk Hayden dengan ban lunak mereka bisa memperbaiki catatan waktu mereka, tapi tak halnya dengan saya. Saya pun merasakan masalah chatter dengan motor favoritku sehingga saya tak bisa menggunakannya di saat-saat akhir”.

Di Italy dari barisan keempat anda bisa memberikan balapan yang baik.
“Semoga terjadi juga disini. Saya rasa kecepatanku tidak terlalu buruk, Hayden, Bradl dan Bautista dekat dengan kami. Race besok pastinya sangat melelahkan, 32 lap :(

Anda tak bisa melakukan apa-apa untuk memperbaiki kualifikasi?
“Sebelumnya kami ingin memakai dua mesin dengan susunan yang beda, satu untuk lap time, satu untuk race besok, tapi tidak bisa, apalagi untuk merebut pole”.

Bahkan di Amerika sekalipun para fans terus mendukung anda.
“Saya senang meski di masa sulit sekalipun, mereka memberikanku support yang besar”.

Terlihat Presiden Ducati, Gabriele De Torchio, pun hadir. Sudahkah kalian berbicara?
“Kami akan berbicara beberapa jam lagi. Pasti ia akan mengklarifikasi beberapa hal kecil rinci mengenai antisipasi tahun depan”.

Hanya beberapa hal kecil rinci?
“Tidak juga, bisa dikatakan mereka memberikanku tawaran untuk tetap bertahan di Ducati”.

28
Jul
12

Parit Bernama Corkscrew Itu

Orang menyebutnya ‘corkscrew’, salah satu tikungan paling berbahaya dari serangkaian tikungan di Laguna Seca. Yang resmi disebut Corkscrew.

Di titik ini (Koordinat: 36 ° 35’05 “N 121 ° 45’10″ W / 36,58472 ° LU 121,75278 °) telah terjadi salah overtaking oleh salah satu pembalap legendaris MotoGP, yang pastinya kita semua ingat :mrgreen:

Tapi hanya sedikit yang mengingat bahwa di sana ada lubang. Yang merupakan saksi bisu sejati. Di atas parit itu melintas ban M1 Valentino Rossi dan GP08 Casey Stoner. Dan hari ini kenangan itu menjadi legenda!

 

28
Jul
12

Valentino Rossi : “Mungkin Saya Akan Tetap Di Ducati”

Rossi mengatakan Ducati pun cukup bagus bila ia tetap bertahan 

Nicky Hayden memperbarui kontraknya kemarin dengan Ducati, ketika ditanya apakah ia senang dengan hal itu, Rossi menjawab :  “Bahkan bila Crutchlow yang menjadi tandemku pastinya akan bagus juga, tapi bersama Nicky kami telah  memiliki hubungan dalam waktu yang begitu lama. Menurut pendapat saya baguslah Nicky telah mengkonfirmasi kontraknya dengan Ducati. Nicky adalah pembalap yang tangguh dan motor Desmo ini pun perlahan akan mengalami peningkatan dan akan berada di barisan depan”.

Q : Apakah Anda suka Nicky atau Lorenzo yang menjadi rekan satu tim untuk tahun depan?
VR : “Saya cocok dengan keduanya (sambil tertawa) yang jelas tergantung dari motor yang saya kendarai”.

Q : Anda tidak ingin mengatakan apa-apa tentang tahun depan?
VR : “Saya hanya ingin meyakinkan anda bahwa saya masih mengikuti balap motor”.

Q : Berapa persentase anda akan ke Yamaha atau tetap Ducati?
VR : “Ducati pun cukup baik bagi saya untuk tetap berada di sini”




jarak pandang

  • 789,819

Kategori

Juli 2012
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 96 pengikut lainnya.