Lorenzo bersama Stoner sewaktu konferensi pers Silverstone
“Mengapa saya tetap di Yamaha bukan pindah ke Honda? Untuk memberikan tempat bagi Casey jika ia mengubah pikirannya untuk pensiun
“. Jorge Lorenzo dan Casey Stoner duduk berdampingan selama konferensi pers hari ini, dan mereka jelas dalam suasana bercanda. Jawaban dari pertanyaan tersebut, sedikit lebih serius. “Keputusan yang sangat sulit kali ini, dua tawaran dari Honda dan Yamaha yang secara ekonomis seimbang, faktor penentu adalah motor, dan pada akhirnya saya mendengarkan kata hatiku”.
Tapi Jorge masih setengah tersenyum ketika mengatakan, “Kita para pembalap biasa berbicara tentang uang pada kesempatan tersebut, tapi saya tahu bahwa saya bisa bertarung untuk menang dengan M1. Di masa lalu butuh saya butuh waktu yang cukup lama untuk mengambil keputusan tapi kali ini cepat. Untuk beberapa race putaran berikutnya, pikiranku sudah jernih. Saya pun tak merasakan tekanan sebelum mengambil keputusan. Saya tidak tahu siapa bakal yang menjadi rekan satu timku tahun depan. Spies musim kemarin cepat, tapi sekarang dia memiliki masalah. Ia hanya perlu bersabar karena ia punya kesempatan untuk membuktikan siapa dirinya. Andrea Dovizioso adalah pembalap yang sangat cepat dan konsisten
“.
Dan bagaimana dengan Valentino tentunya? “Ia adalah calon lain yang mungkin. Dia adalah seseorang yang bisa membangkitkan gairah orang banyak dan memenangkan beberapa race”. Hanya beberapa ? “Kejuaraan dunia ini terdiri dari beberapa race, dan bila anda berhasil memenangkan beberapa race, maka anda akan dapat meraih gelar juara. Pintu belum tertutup untuknya, meski saya tidak tahu apakah pintu itu semakin terbuka atau tertutup dibanding minggu lalu”, tandas Lorenzo.


