Arsip untuk April 19th, 2012

19
Apr
12

Spies Singgah Sejenak Demi Simoncelli

Sejenak Spies terpaku… Pada sederet kata persembahan untuk “Sic”

gp lover’s– sepertinya Simpati dan penghormatan kepada Marco Simoncelli seolah-olah tak putus-putusnya… baik dari kalangan pembalap MotoGP maupun dari olah raga lain. Tak terkecuali Ben Spies yang terlihat pada gambar… sewaktu sedang melakukan latihan sepeda di Coriano, ia pun menyempatkan diri sekaligus memberikan salam perpisahan pribadi untuk mendiang Marco Simoncelli.

Meski keduanya tidak bersama lagi dalam jangka waktu yang lama, rider Amerika dan “Sic” beberapa kali sempat ‘bentrok’ di lintasan dan sering berlomba menunjukkan siapa pembalap terbaik di tim mereka masing-masing. Duel yang paling spektakuler adalah sewaktu di Superbike Imola, ketika Simoncelli menyalib Biaggi secara agresif, Ben Spies yang ada di dekat mereka terpaksa melebar keluar jalur. Di kelas MotoGP keduanya juga sempat clash sewaktu GP Misano, yang juga melibatkan Dovizioso.

Mungkin memori inilah yang terngiang di benak Spies. Untuk sejenak ia meninggalkan latihan bersepedanya dan berhenti di depan lapak yang khusus didedikasikan untuk Simoncelli, di kota kecil Romagna.

“Hello Supersic…. Sang Juara”, itulah sederet kata persembahan Spies. Singkat seperti khas dirinya, tapi mengandung makna yang dalam terhadap kenangan yang ditinggalkan pembalap asal Coriano tersebut.

19
Apr
12

Herve Poncharal Yakin Rossi Bisa Bangkit Kembali.

Gresini – LCR – dan Yamaha Tech3Masih “skenario” !!! :evil:

gp lover’s-  makin hari semakin panas saja nih berita perkembangan Rossi di Ducati persis sama panasnya dengan kopi mbah :lol: Ada yang bilang inilah… itulah… namun walaupun begitu… tetaplah berkomentar yang wajar-wajar saja. walau kita berbeda-beda, yakinkan kita tetap satu jua, ya gak? kekekek :mrgreen: Indonesia lho!!! :evil:   nah walaupun Rumor alias gonjang-ganjing yang menyebutkan Rossi akan bergabung dengan tim pria asal Prancis – Harve Pochoral, namun Poncharal menyebutkan itu adalah skenario yang belum terbukti kebenarannya. Herve Poncharal sendiri masih percaya Rossi dan Ducati akan bangkit lagi bahkan lebih cepat dari yang kita perkirakan. Setelah mendengar nada-nada sumbang yang berkeliaran mengenai ketidaknyamanan Valentino Rossi di Borgo Panigale, kali ini Herve Poncharal, manajer Yamaha Tech3 yang akan memberikan komentarnya dan keyakinkannya :mrgreen:

yang diketahui… Analisis yang ada sekarang bahwa setiap orang khawatir terhadap rekan kita di Ducati bersama pembalap bintang mereka, Valentino Rossi. Sebenarnya saya juga telah membaca bahwa ia akan dikontrak Yamaha Tech 3, tentunya gosip ini sangat menarik di sekitar paddock yang juga ibarat santapan para media :mrgreen:

Jelas juga bahwa Valentino, seperti halnya pembalap lain, sulit rasanya menentukan akan kemana Rossi berkayuh, ke Yamaha atau Honda?

Jadi bila akan ke Yamaha atau Honda, maka ia harus berada di tim “satelit” dengan tiga pilihan : Gresini, LCR atau Tech3.

kendati meski sekarang dalam keadaan tertekan dan tegang, saya sama sekali gak yakin ia akan meninggalkan Ducati. Waktu yang akan berbicara… namun saya yakin dia akan bangkit lagi beberapa race mendatang  dan tentunya dengan hasil yang lebih “ok” ketibang di Qatar.

yang sepertinya ini akan menjadi angin “segerrr” dari fans Valentino Rossi :)

19
Apr
12

Ducati Telah Mengidentifikasi Mengapa Ducati Tak Kompetitif !!!

di temukan obat mujarab dari tidak kompetitifnya GP12 dan Cara yang dilakukan “memperbesar daya Output GP12″.

gp lovers- Setelah insiden Qatar, di mana Valentino Rossi mengatakan bahwa Desmosedici GP12 kurang kompetitif karena masalah understeer, maka kru Ducati berupaya keras mengatasi hal tersebut.  Cara yang mereka lakukan adalah memperbesar daya output GP12. Ducati yakin, bahwa penghantaran daya yang benar-benar agresif itu lah yang menyebabkan munculnya masalah understeer. Apabila Vale dan Nicky membuka gas pun motor tidak bisa berada di line yang ideal, agresifnya penghantaran daya pun juga berarti hilangnya cengkeraman bagian belakang ketika akselerasi keluar tikungan, itulah yang dikeluhkan Rossi dan Hayden tahun lalu.

“Kami berusaha untuk lebih memahami apa yang menyebabkan understeer:  Masalahnya muncul ketika Valentino menyentuh pedal gas,” kata manajer tim tim dari Bologna,  “Intinya, bagian belakang motor mendorong bagian depan, kami bekerja juga pada elektronik terutama yang baru”. tangkas Vittoriano Guareschi.

Loris Capirossi juga telah mengatakan sebelum race Qatar bahwa kekuatan Ducati yang menakutkan mungkin akan menganggu mereka seperti yang dialami Valentino Rossi. Sebelumnya Rossi selalu mendapatkan motor dengan penghantaran daya yang mulus, seperti Yamaha. “Prioritas utama kami adalah untuk membuat penghantaran daya tidak terlalu agresif”, ujar Guareschi. Fillippo Preziosi telah mengidentifikasi masalah tersebut dan bekerja untuk mengatasinya. Saat ini frame bukan masalah. Kita harus memperkecil jarak,  dan saya rasa itu mungkin saja karena pada dasarnya GP12 lebih baik dari motor sebelumnya”, tutup Guareschi.

semoga dengan obat mujarab ini “memperbesar daya output GP12″ berhasil mengatasi masalah understeer yang ada pada GP12. :mrgreen:

19
Apr
12

Yang di lakukan para pembalap MotoGP – Wsbk !

Sisi lain kehidupan para pembalap.

Jejaring sosial telah berhasil “mengexpos” kehidupan para pembalap MotoGP maupun WSBK langsung dari para rider itu sendiri “tanpa sensor” dari wartawan, ini yang mesti perlu di inget. ya tho? :roll:  

gp lover’s- sebelumnya mbah ucapken slamet siang semuanya… :D semoga disiang hari ini dan seterusnya kita tetap di beri kesehatan Olehnya. Amin !!! Ok! sambil nyruput kopi… kali ini mbah akan coba membahas kegiatan para pembalap di luar dari kesehariannya. Yang di mule dari sosok juara dunia 2011. Nah kali ini Kita bisa melihat betapa antusiasnya Casey Stoner pada “go-kart” dan “memancing”. Pembalap yang terakhir bergabung dengan Twitter ini menunjukkan joran yang baru didapatnya dari salah satu sahabatnya serta mobil go kart yang merupakan latihan baik untuk latihan refleks. Tapi btw, Adriana… sepertinya gak kelihatan sama sekali ya, apa mungkin lagi sibuk nemani si kecil di rumah, dan mungkin juga… hanya menonton dari balik layar hobi suaminya tersebut. bisa jadikan? :mrgreen:

Ben Spies – Berpartisipasi dengan balap amatir di Eropa dan Amerika sana !

nah jika Casey Stoner menyibukan dirinya dengan latihan go-kart dan memancing, lain halnya dengan Ben Spies, seperti yang kita lihat pada gambar diatas… ia memilih untuk tetap bugar dengan mengadakan latihan bersepeda, bahkan ia memiliki tim sendiri dan berpartisipasi dalam balap amatir di Eropa dan Amerika. Dan yang mesti perlu di ketahui, bukan hanya berlatih sepeda saja. ternyata ” The Elbows” baru-baru ini telah melakukan latihan di perbukitan yang sulit di Romagna, untuk mendaki Gunung Titano yang terkenal di San Marino. wuah… kebayang banget betapa asyiknya ya? :D

Valentino Rossi – berpartisipasi di Blancpain Endurance Series!

nah lain Stoner, Spies… tentunya lain juga yang di lakukan oleh juara dunia 9x Valentino Rossi. Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnyaValentino Rossi telah berulang kali telah mengungkapkan minatnya untuk di kendaraan roda empat, ia ikut ambil bagian dalam berbagai acara dan reli, terakhir,  ia berpartisipasi dalam lomba ketahanan di Monza bersama sahabatnya, Uccio, mengendarai Ferrari. dan Rossi pun mengatakan Ia sangat menyenangi dan menikmati dari kegiatan ini, dan bisa melupakan sejenak bencana yang terjadi di gp qatar yang lalu.

Lain halnya dengan Biaggi, yang lebih memilih untuk berjoging ria dan latihan untuk menguatkan otot-otot kakinya.

Sementara John Hopkins, lebih suka bertualang, menghabiskan waktu luangnya dengan bersepeda, bahkan terjun payung sangat menyukainya.

Tak berhubungan dengan dunia sirkuit, Marco Melandri lebih tertarik pada binatang. Baru-baru ini ia dan tunangannya, Manuela Romagna, mengadopsi kelinci :mrgreen:

Sementara Jorge Lorenzo merupakan penggemar berat video game, terutama balapan. Bahkan ia menjawab tantangan mantan rekan satu timnya Valentino Rossi Gran Turismo 5 yang diluncurkan Rossi di Twitter.

nah semoga gp lover’s tetap “cmunguuttt” walau rider idolanya belum sempet mbah publish… InsaAllah!!! jika ada sumur di ladang, bolehlah mbah menumpang mandi. Dan jika ada umur panjang, bolehlah kita sambung di lain hari. kekekekek :lol:

19
Apr
12

Yamaha dan Honda Tidak Mungkin Menerima Valentino Rossi.

Tidak kompetitifnya GP12 mengakibatkan timbulnya “spekulasi” Rossi akan tinggalkan Ducati.

GP Lover’s – Setelah mendapatkan hasil yang kurang memuaskan di Qatar bersama GP12, mengakibatkan timbulnya beberapa “spekulasi” hengkangnya Rossi dari Ducati di akhir musim. Ketidakpuasan Valentino Rossi karena Ducati yang tidak kompetitif sewaktu di Doha menyebabkan timbulnya rumor simpang siur mengenai nasib masa depannya, meski Rossi telah berjanji untuk menghormati kontraknya di tahun kedua bersama Ducati sewaktu wawancara dengan TV Italia pekan lalu. Spekulasi juga beredar mengenai rencana Rossi untuk tahun 2013 dan seterusnya.

Honda telah mengikuti jejak Yamaha untuk menjauhkan diri dari kemungkinan untuk menanda tangani Valentino Rossi dalam kesepakatan mendadak untuk squad 2013 di kejuaraan dunia MotoGP. Masa depan pembalap Italia itu sudah menjadi subjek spekulasi yang paling marak setelah awal karirnya di era 1000cc yang mengecewakan frustasi di race Qatar  awal bulan ini.

Pembalap berusia 33 tahun tersebut harus berjuang susah payah dan finish di posisi ke-10 dan ia mengespresikan kekecewaannya setelah race mengenai kurangnya kemajuan yang dibuat Ducati terhadap GP12. Desmosedici ini masih mengalami masalah understeer penghantaran power yang terlalu agresif dan Rossi tidak senang karena tak ada kemajuan  signifikan yang dibuat sewaktu musim dingin tadi.

Kecuali ada perubahan yang dramatis dan tiba-tiba mengenai peruntungan Ducati, sulit rasanya membayangkan Rossi untuk tetap bertahan bersama pabrikan Ducati tersebut.

Namun prospek untuk kembali ke tim pabrikan resmi Honda atau Yamaha sepertinya tidak mungkin. Dengan sudah adanya Casey Stoner dan Dani Pedrosa di Repsol Honda serta remaja asal Moto2, Marc Marquez yang pastinya akan menjadi pembalap pabrikan di masa mendatang.

Dan tekad Yamaha untuk menandatangani kontrak baru dengan juara dunia MotoGP 2010 Jorge Lorenzo sepertinya juga secara efektif telah menutup pintu bagi Rossi untuk kembali bersama YZR M1.

Pasangan Rossi dan Yamaha memiliki hubungan bisnis yang dingin ketika bersama antara tahun 2008 dan tahun 2010. Keputusan Rossi untuk berhenti setelah ditawarkan kontrak dua tahun baru oleh Yamaha meruntuhkan daya tawarnya selama ini di Yamaha.

HRC bos Livio Suppo kepada MCN baru-baru ini mengatakan : “”Sulit untuk melihat situasi di mana Valentino akan kembali. Di tim pabrikan, kami sudah memiliki dua pembalap yang sangat cepat dan kuat. Dan saya tidak melihat alasan – dengan segala respek untuk Valentino – kami akan mengganti salah satu mereka dengan Valentino”.

Dalam wawancara dengan MCN pada akhir 2011,Yamaha bos Lin Jarvis mengatakan: “Saya pikir itu bukan pilihan untuk mempertimbangkanValentino dan Jorge bersama dalam satu atap untuk masa depan timYamaha.” Pendapat tersebut sepertinya tak akan berubah mengingat Yamaha mati-matian mempertahankan Jorge Lorenzo setidaknya hingga tahun 2014.

Situasi ini membuat Rossi kemungkinan akan bernegosiasi dengan tim satelit Tech 3 Yamaha seperti, GresiniHonda atau LCR Honda. Hal ini juga ibarat menghadirkan ranjau bagi potensi Rossi. Gajinya dengan mudah akan melebihi seluruh anggaranuntuk tim dua pembalap independen seperti Tech 3,  sementara dia harus mendatangkan bantuan keuangan dari koceknya sendiri untuk mendapatkan mesin spec pabrikan.
Kecuali Rossi dapat membiayai tim satelitnya sendiri, yang dirumorkan akan didukung oleh Coca Cola. Batu sandungan yang lain adalah desakannya untuk memboyong seluruh krunya yang dipimpin oleh Jeremy Burgess.
Tech 3, Gresini dan LCR semua memiliki kru mereka sendiri yang telah lama bergabung dan sepertinya mereka enggan untuk berpisah satu sama lain.
Tambahan lagi, kenyataan bahwa Dorna ingin membatasi pabrikan, dengan maksimal 4 entri tahun 2013 dan seterusnya.  Masalah Yamaha akan semakin rumit  dimana Yamaha Tech 3 telah memiliki kontrak dengan Yamaha untuk menyewa dua mesin YZR M1 musim depan.
19
Apr
12

Casey Stoner Mendesak Aturan Yang Stabil di MotoGP

Casey Stoner salahkan Dorna ketibang MSMA – Motorcycle Sport Manufacturers Assocation.

Stoner  – Batas perubahan berat menjelang akhir 2012 adalah sebagai contoh lain “campur tangan” Dorna yang terlalu banyak terhadap “aturan MotoGP. :evil:

gp lover’s – Juara Dunia MotoGP Casey Stoner ternyata secara tidak terduga telah mendesak bos MotoGP untuk menghentikan campur tangan dalam hal peraturan dan regulasi agar terwujudnya suatu periode yang stabil demi kemakmuran MotoGP kelas utama tersebut di masa yang akan datang.

Casey Stoner yakin, kurangnya stabilitas aturan teknis akhir-akhir ini lah yang menjadi penyebab merosotnya kejuaraan seri MotoGP dan mengakibatkan berkurangnya jumlah pembalap di grid dan biaya yang luar biasa besar untuk bersaing di MotoGP. MotoGP musim 2012 telah dimulai di Qatar dan  diikuti oleh 3 pabrikan saja : Yamaha, Honda dan Ducati. Kawasaki dan Suzuki menarik diri dari MotoGP dengan dalih “krisis ekonomi global”. Dalam dekade terakhir, aturan MotoGP telah mengalami berbagai perubahan besar sehingga pembalap Repsol, Casey Stoner percaya ini mengakibatkan kerugian bagi olahraga ini sekaligus memaksa pabrikan dan tim untuk merogoh kocek lebih dalam.

Pertama ada peralihan dari 2 tak 500 cc sampai 4 tak 990cc tahun 2002. Kapasitas kemudian dikurangi dari 990cc menjadi 800cc tahun 2007 dan aturan teknis direvisi lagi untuk tahun ini dengan kapasitas meningkat lagi menjadi 1000cc. Para pabrikan harus mempertaruhkan keberuntungan mereka guna mengembangkan sistem elektronik yang canggih untuk mengatasi masalah-masalah seperti konsumsi bahan bakar, dengan kapasitas tangki bahan bakar sekarang 21 liter. Batas pada jumlah mesin sebanyak enam per musim juga memaksa pabrik-pabrik untuk mengembangkan mesin yang daya tahannya lebih lama.

Bos MotoGP saat ini membahas sebuah rancangan radikal perubahan aturan baru untuk masa depan demi membantu mengurangi biaya. Yang sedang dibahas saat ini adalah aturan satu rider satu motor dan batasan rev untuk pengurangan biaya dan membantu menjembatani kesenjangan antara prototipe pabrikan saat ini dan generasi baru mesin CRT.

Tapi Stoner, yang finish ketiga dalam balapan pembuka musim di Qatar, menyalahkan Dorna dibanding  Motorcycle Sport Manufacturers Assocation (MSMSA) yang berkuasa,  dan pengaruhnya kuat dalam implementasi  peraturan teknis selama dekade terakhir.

“Hanya butuh kestabilan. Kenyataannya mereka tidak berhenti membuat perubahan pada kejuaraan. Bukan keputusan yang mereka buat sekarang melainkan masalah! Itu adalah keputusan yang mereka buat di masa lalu. Dengan mengubah 500-1000 cc, mengubah dari 1000 kembali ke 800 cc, dan peraturan dengan ban single, membuat anda kehilangan kompetisi”.

Batas bobot untuk kelas 1000cc baru awalnya ditetapkan sebesar 153kg, tapi tiba-tiba ditambah empat kilogram di bulan Desember setelah Honda dan Yamaha telah menghabiskan waktu berbulan-bulan guna mengembangkan motor mereka.

Stoner menambahkan: “Mereka ingin memotong biaya tapi kemudian menambah bobot empat kilo pada motor setelah semua orang sudah mengembangkan motor mereka. Itu membutuhkan banyak biaya karena saya tahu mereka sudah memenuhi persyaratan legal bobot sesungguhnya. Mungkin pabrikan lain tidak sehingga mereka tidak keberatan. Jadi uang yang seharusnya disimpan malah harus keluar. Kenny Roberts mungkin masih ikut balapan dengan timnya jika mereka berhenti mengubah segalanya. Tetapi bahkan dalam 800s mereka mengubah ini dan itu dan mereka ingin bahan bakar 21 liter. Sepertinya mereka tidak memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mencapai level tersebut.”

“Ini tentang tim yang berencana untuk masuk ke dalam kejuaraan ini dengan nama mereka sendiri dan membangun motor yang kompetitif. Tapi setiap satu atau dua tahun mereka mengubah peraturan, jadi dari mana mereka mendapatkan dana untuk  mengembangkan motor bagi tim-tim kecil? Tidak masuk akal, mencoba menghemat uang tapi malah menghabiskan banyak biaya. Sulit dipahami mengapa mereka terus mengubah ini itu, dan batasan untuk empat silinder juga. Jika mereka tidak membatasi hal ini, bisa jadi ada yang memiliki ide yang mengagumkan mungkin, lihat saja Honda dengan lima silinder. Motor yang luar biasa! Namun seseorang bisa saja datang menawarkan ide-ide yang jauh berlawanan dan mampu membuat motor yang hebat. Tapi jika ada aturan ketat dan mereka terus mengubah hal-hal kecil, rasanya bagi perusahaan kecil tak mungkin bagi mereka melakukannya, jadi maksud saya  inilah suatu kesalahan Dorna”.




jarak pandang

  • 791,138

Kategori

April 2012
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 96 pengikut lainnya.