Dari… MotoGP, dan Moto2 sampai ke Moto3 – Yang Juara Adalah orang Spanyol.
nah setelah kita lihat dengan seksama… ternyata di GP Qatar yang lalu, pembalap Spanyol berhasil menyapu bersih gelar juara di semua kelas. Vinales dan Marquez berhasil menang di kelas Moto3 dan Moto2 sementara di kelas MotoGP dua pembalap Spanyol berhasi meraih podium : Lorenzo dan Pedrosa di posisi pertama dan kedua. Jika kita mau melihat dimana… Ada di suatu masa di mana keduanya tidak akur,
seperti halnya… persaingan antara Rossi dan Biaggi sewaktu mereka masih muda, yang ditandai dengan gaya balap dan pribadi yang berbeda. Namun seiring kematangan dan perubahan keadaan, maka keduanya pun telah terlihat bersahabat dengan satu sama lainnya.
Di bawah ini… Mereka saling berbicara saat “awal jumpa” !
Lorenzo : “Kami bertemu pada tahun 1999. Saya sedang mengikuti Aprillia Cup, sedangkan Dani mengikuti Movistar Cup.
Pedrosa : “Kami mulai berbicara satu sama lain ketika kami membalap bersama sesama beberapa tahun. Kami tidak begitu akur satu sama lain”.
Lorenzo : “Hingga pada tahun 2008, ketika Raja membujuk kami untuk berjabat tangan di podium”.
Pedrosa : “Kami berdua tidak menduga hal tersebut sama sekali, setidaknya saya. Raja mencoba mengajarkan kami beberapa sikap yang baik. Mungkin kami masih terlalu muda untuk mengerti tapi hal tersebut mengharuskan kami untuk melihat dari segi perspektif lainya”.
Lorenzo : “Ketika itu saya tak mengerti mengapa ia menyuruh kami melakukan hal tersebut. Tapi kemudian menyadari bahwa Raja benar. Dua atlit yang berasal dari satu negara dengan tujuan yang sama, harus menghargai satu sama lain. Mereka tidak harus menjadi teman baik, tapi setidaknya hubungan mereka tulus dan baik”.
Pedrosa : “Sejak hari itu ketegangan antara kami mulai berkurang. Mungkin karena kami telah dewasa, tapi sudah jelas bahwa persaingan sengit seperti itu tidak perlu terjadi”.
Melihat keadaan di MotoGP saat ini… Apa pendapat Anda ?
Pedrosa : “Tahun ini ban,motor dan mesin telah berubah. Beberapa CRT terlihat kuat, tapi masih terlalu dini untuk menyatakan seberapa besar kegairahan yang timbul nanti. Aprilia misalnya, di trek lurus kurang pakam tapi sangat cepat di tikungan. Sedang CRT lain memaksa anda untuk membalap di jalur berbeda, kalau tidak… maka bisa-bisa anda menabrak mereka”.
Lorenzo : “CRT bukan solusi yang sempurna, namun mereka lebih baik ketibang tahun kemarin. Melihat ada 20 motor di atas grid rasanya gimana gitu.. Saya yaki mereka akan berkembang seiring waktu”.
Tahun kemarin Lorenzo dan Pedrosa mengkritik cara balapan Marco Simoncelli yang agresif. Bagaimana sepeninggalan Simoncelli mempengaruhi mereka berdua?
Lorenzo : “Rasanya sangat sulit. Ada kontroversi antara kami dan kami pun tidak cocok. Namun ketika hal seperti ini terjadi, anda menyadari inilah risiko dari olahraga ini. Dan kesalahpahaman itu urusan belakangan”.
Pedrosa : ”Saya juga memikirkan hal yang persis sama. Tapi saya ingin menambahkan beberapa patah kata untuk Joan Lascorz saya mengirimkan salam untuknya dan keluarganya. Kecelakaan-kecelaakan seperti ini tidak seharusnya terjadi”.
Musim 2012 telah dimulai, di Qatar kita telah melihat sendiri Pedrosa dan Lorenzo bertarung di atas trek. Karena hubungan mereka telah bersahabat, menarik untuk dilihat…apakah akan tetap seperti itu? atau malah sebaliknya. Hanya waktu sajalah yang bisa ngejawabnya. namun jika penasaran… ada baiknya di tanya pada rumput yang bergoyang


0 Tanggapan ke “Lorenzo – Pedrosa : “Rival Yang Berevolusi” !!!”